Selasa, 23 April 2013



Refleksi Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 1: Intuisi dalam Matematika

Intuisi merupakan sebuah pemahaman yang tidak tahu kapan dan dimana pemahaman tersebut didapatkan. Intuisi yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Dengan adanya intuisi pemahaman pada meteri yang di berikan oleh guru akan maksimal. Intuisi didapatkan siswa melalui pengalaman-pengalaman yang mereka miliki. Namun, kini intuisi para siswa berkembang dengan tidak maksimal. Hal dikarenakan metode pembelajaran yang dilakukan guru tidak begitu tepat. Para huguru biasanya hanya menggunakan metode ceramah (metode tradisional) saja. Sehigga siswa hanya dalam proses pembalajaran siswa hanya ditempatkan  menjadi objek bukan sebagai subjek. Dalam konteks ini siswa tidak diberikan keleluasaan untuk mengeksplor apa yang ada di dalam diri siswa. Siswa hanya terpaku pada apa yang diberikan/ disampaikan oleh guru. Siswa tidak diberi keleluasaan untuk mengembangkan, memutuskan dan menuangkan apa yang ada di pikiran siswa. Anak tidak mempunyai tempat untuk mengembangkan intuisi yang mereka miliki. Oleh karena itu agar para siswa tidak kehilangan intuisi mereka para guru harus memberikan ruang dan tempat begi anak untuk mebangu pemahaman mereka masing-masing. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi siswa, intuisi mereka akan berkembang dengan baik. Namun guru tidak serta merta melepaskan siswanya, guru harus tetap membimbing para siswa tetapi tidak dengan memaksakan apa yang ada pada pikiran guru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar